Berita Terbaru

Image-176
[29 Aug 2015] 70 Tahun RI di Puncak Indonesia

Tim 1.000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia bersama dengan Jejak Petualang Trans7, CNN dan Brigif 20/IJK mlakukan ekspedisi ke Puncak Tertinggi Indonesia Carstensz Pyramid 4.884mdpl terletak di Pegunungan Tengah – Papua. Carstensz Pyramid adalah salah satu dari 7 puncak tertinggi di dunia atau sering disebut “Seven Summits".

12 Agustus lalu , tim gabungan memulai perjalanan dari “Bali Dump” sebagai titik awal pendakian menuju kaki Tebing Cartenz. Selain mencapai Puncak Carstensz Pyramid, tim gabungan juga akan membuat lintasan jembatan tali baja sebagai jalur akses ke Puncak Carstensz yang dapar digunakan untuk menyebrang pada ketinggian 4800mdpl menuju Puncak Carstensz, menambah alternatif jalur sebelumnya yang dapat dilalui dengan tyrolean atau jalur alami.

Dengan peralatan dan perbekalan yang sangat banyak tim gabungan berhasil mencapai Basecamp Lembah Kuning tepat di kaki Tebing Puncak Carstensz pada hari ke-3. 15 Agustus, tim berhasil mencapai Puncak Carstensz. 

Kemudian dilanjutkan dengan membuat jembatan tali baja pada lintasan menyebrang sebelum menuju Puncak Carstensz. Pembuatan jembatan ini dihadiahkan untuk seluruh pendaki yang akan mencapai Puncak Carstens dan sebagai hadiah dalam memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-70 tahun.

Jembatan yang terdiri dari 3 rentangan tali baja ini merupakan jembatan tertinggi se-Australia dan Oceania serta menjadi akses termudah menuju Puncak Carstensz Pyramid. Karena berbentuk jembatan para pendaki cukup berjalan melintasinya dengan peralatan keselamatan yang minimal dan hanya butuh waktu tidak lebih dari dua menit. Jembatan itu selanjutnya diberi nama "Jembatan Merah Putih". 

Image-175
[13 Aug 2015] Panjat Tebing Kita Mandek?

"Hah, panjat tebing Indonesia sudah menemui ajalnya?". "Ya, karena sudah puluhan tahun tingkat kesulitan jalur pemanjatan di kita cuma mentok di 5.13-an. Padahal di luar sana (masih di planet yang sama) para pemanjat sudah mencapai 5.15c (9b+). So, kapan kita bisa sampai ke tingkat itu ya?"

Begitulah kira-kira keheranan dan gerutuan pemanjat tebing yang kebetulan tahu dulu dan sekarang, ya hanya bisa menggerutu. Karena gak ada sarana lain kecuali menggerutu. 

Dengan infrastruktur berupa jalur panjat yang cuma segitu, ya gak mungkinlah para pemanjat kita bisa bersaing dengan para pemanjat tingkat dunia semisal Adam Ondra (22) yang berasal dari Republik Ceko dengan spesialisasi pemanjatan rintisan (lead) dan jalur-pendek (bouldering) yang saat ini sedang berusaha membuat batas baru di level 5.15d (9c) seperti dilansir oleh CNN baru-baru ini.

Penyebab kemandekan sebetulnya gak kompleks kok, ya cuma karena gak ada pemanjat gila yang iseng bereksperimen aja. Dia harus cukup gila karena selain bisa manjat diatas level 5.13c ybs pun harus punya duit untuk membiayai proses pencarian dan pembuatan jalur. Yang gak mungkin akan dilakukan oleh para pemanjat normal.

Lantas harus mulai dari mana untuk melangkah maju? Tidak ada jalan lain, ya harus dari kita yang mau jalan maju! Jangan bermimpi mengharapkan orang lain mau memikirkan kita deh. Walaupun cuma selangkah, toh kita sudah berusaha maju juga kok sambil berharap ada ribuan pemanjat lain yang ikutan sehingga satu langkah dikalikan dengan seribu hasil akhirnya seribu langkah juga toh.

Foto: Adam Ondra sedang memanjat Change, 5.15c di Norwegia by CNN/Peter Pavlichek

Image-174
[03 Aug 2015] Memanjat Ternyata Meningkatan Kualitas Memori Otak

Kegiatan memanjat mempunyai manfaat terhadap peningkatan kualitas memori yang sangat signifikan, yaitu dapat meningkatkan hingga 50%, hal tersebut terungkap dari penelitian yang dilakukan Universitas of Florida seperti dikutip dari Kompas.com.

Pada penelitian tersebut memang dilakukan pada kegiatan memanjat pohon, mungkin perlu ada teman-teman yang melakukan penelitian lebih lanjut jika kegiatan memanjatnya adalah memanjat tebing baik pada tebing artifisial ataupun tebing alam (natural rock). Kemungkinan besar hal ini terkait dengan pengaruh gerakan melawan grafitasi yang dialami oleh otak manusia.

Namun perlu diingatkan bagi para orang tua atau pengasuh anak sebaiknya untuk selalu memperhatikan betul beberapa hal terkait dengan keselamatan (safety) anak, mengingat risiko jatuh adalah suatu jenis risiko yang sangat tinggi artinya mudah terjadi dan jika terjadi akibatnya sangat serius. Misalnya selalu memperhatikan kegiatan pemanjatan yang dilakukan si anak, idealnya satu-anak diawasi oleh satu orang dewasa tidak boleh lengah sedikitpun. Dan jika ingin melakukan kegiatan memanjat pada media tebing pastikan orang dewasa mempunyai kualifikasi yang memadai, minimal memegang sertifikasi panjat tebing tingkat lanjut, untuk melakukan pengawasannya. Pada layar video web ini ada kegiatan memanjat tebing yang dikhususkan untuk anak-anak balita.

Image-173
[31 May 2015] 1 Juta Jalur Panjat Tebing dari Indonesia untuk Dunia

Berawal dari perjalanan Tim Indonesia Climbing Expedition pada “Ekspedisi 1000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia” yang di mulai dari tahun 1989 sampai pada akhirnya pencapaian jalur ke-1000 di Kawasan Panjat Tebing Raja Ampat - Papua Barat. Ekspedisi 1000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia ini mengantarkan Tim Indonesia Climbing Expedition pada mimpi yang lebih besar lagi yaitu “Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing dari Indonesia untuk Dunia”.

Apakah “Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing dari Indonesia untuk Dunia” ??. Tujuan utamanya gerakan ini adalah mengangkat semangat para penggiat Panjat Tebing Indonesia, melalui “Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing dari Indonesia untuk Dunia” ini Tim Indonesia Climbing Expedition mengajak para penggiat Panjat Tebing untuk membuat jalur serta mempopulerkan Kawasan dan Jalur Panjat Tebing yang ada di Indonesia ini. Banyakanya tebing-tebing di Indonesia, ini menjadi modal utama untuk mewujudkan mimpi besar ini agar bisa tercapai, dengan harapan ada “1 Juta Jalur Panjat Tebing” yang bisa di nikmati. Gerakan 1 Juta Panjat Tebing untuk Indonesia ini tidak hanya di hadiahkan untuk Indonesia saja, 1 Juta Panjat Tebing ini akan di hadiahkan untuk dunia.

Indonesia Climbing Expedition mengajak para penggiat panjat tebing untuk berbagi informasi tentang kawasan Panjat Tebing dan Jalur Panjat Tebing untuk mewujudkan “Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing dari Indonesia untuk Dunia” yang bisa di posting di website www.katalog.panjattebing.org . Menuju “1 Juta Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia !!!”

 

Image-172
[23 May 2015] Jalur Panjat Tebing Pulau Siboko

Melanjutkan perjalanan dengan misi membuat "Sejuta Jalur Panjat Tebing" yang di hadiahkan untuk Indonesia yang merupakan salah satu program  Komunitas Panjat Tebing Merah Putih, minggu lalu (19 Mei) Tim Sejuta Pemanjat Tebinng untuk Indonesia yang dipimpin oleh Pemanjat Senior Tedi Ixdiana kembali membuat jalur panjat tebing di wilayah Sumatera Barat.

Kali ini yang menjadi  target pembuatan jalur adalah Tebing Pulau Siboko yang dapat dijangkau menggunakan perahu motor sekitar satu jam dari Pantai Samudra, Sumbar. Tebing dengan jenis batuan andesit berketinggian sekitar 120m itu kini dapat dinikmati oleh pemanjat tebing dengan jalur pengaman yang sudah di pasang oleh Tim Gerakan Sejuta Pemanjat Tebing untuk Indonesia.

Sampai bertemu di tebing selanjutnya. Ekspedisi...!!!

Image-170
[30 Apr 2015] Sejuta Pemanjat Tebing Untuk Indonesia

"Ambisius banget!", "Gila!". Ya, banyak komentar miring ditujukan untuk proyek Komunitas Panjat Tebing Merah Putih yang satu ini yaitu "Sejuta Pemanjat Tebing untuk Indonesia".

Proyek gila ini dicanangkan setelah tuntasnya Proyek 1.000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia di Kawasan Pemanjatan Teluk Kabui Raja Ampat Papua Barat 2013 lalu.

Kenapa sih 1.000.000 pemanjat? Kok gak 1.000 atau 10.000 pemanjat aja? Ya, tebing-tebing di Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat banyak. Kalau cuma 1.000 atau 10.000 pemanjat gak akan cukup. Bayangkan, luas tebing yang dapat dipanjat di Kawasan Harau Kab 50 Kota Sumatera Barat saja setelah dihitung setidaknya dibutuhkan waktu minimal 5 tahun untuk dilakukan pembuatan jalur pemanjatan, dan 5 tahun itu pun harus melakukan pembuatan jalur setiap hari dengan asumsi setiap hari bisa membuat 3 jalur. Jadi dalam 5 tahun bisa dibuat sekitar 5.500 jalur pemanjatan dengan tingkat kesulitan beragam. Jika setiap jalur menghabiskan biaya minimal Rp.1 juta, berarti para pemanjat akan memberikan sumbangsih kepada Kawasan Pemanjat Harau sebesar Rp.5.5 miliar. Hahaha...it's impossible guys..ya gak mungkin lah kita melakukan itu berdua atau bertiga.

Jika di Sumbar biaya pembuatan jalur "hanya" Rp.1 juta, maka di Kawasan Teluk Kabui Raja Ampat biaya itu bisa mencapai 2-3 kali lipat..karena tebing-tebing di sana "mengapung" diatas air..dengan biaya sewa perahu untuk bergerak dari tebing-ke-tebing yang diluar pikiran kita yang tinggal di kota besar macam Bandung atau Jakarta..ya karena di sana 1 liter solar 300% lebih mahal dari di Jawa! Jumlah tebingnya lebih banyak lagi..Jika Harau adalah sorga nya pemanjat tebing Indonesia, maka Raja Ampat adalah sorga yang paling tinggi...haha..

Hamparan tebing di seantero Nusantara itu akan tetap teronggok seperti itu atau malah hilang ditelan buldozer jika tidak ada pemanjat tebing yang akan memanfaatkannya. Jika kami melakukannya sendiri, sampai bongkok pun tidak akan tuntas. Ya, kami harus mengajak orang lain. Dan kita yakin dengan 1.000.000 pemanjat lah tebing-tebing itu akan tetap lestari dan menjadi indah. Berangkat dari fakta itu, kita pun mendapat ide untuk mengajak sebanyak orang ke tebing..kata banyak dalam bahasa Indonesia artinya adalah lebih dari 2, maka dipilihlah kata "1.000.000".

Is it possibe? Ya, sangat possible, karena Indonesia saat ini ada 240 juta penduduk. Di awal periode pencanangan, setidaknya kita telah menurunkan ilmu panjat tebing kepada 3.000 ribuan pemanjat, dalam waktu tidak lama lagi angka itu bisa menggapai 5.000 pemanjat. Lalu bagaimana merealisasikan 995.000 sisanya? Pertanyaan besar itu akan dijawab dengan konsep pencapaian yang juga besar. Kita percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Mari bergabung dengan kami menciptakan 1.000.000 Pemanjat Tebing untuk Indonesia.

Foto: Salah satu tebing utama di Langgeran, DIY

Image-169
[30 Apr 2015] Pesona Tebing Nglanggeran

Untuk warga Yogyakarta mungkin nama ini sudah tidak asing lagi. Nglanggeran adalah salah satu objek wisata Daerah Istiewa Yogyakarta yang tepatnya daerah Gn.Kidul, banyak orang mengenalnya dengan Gn.Api Purba.

Ada yang istimewa dari Gn.Api Purba ini, yang membuat pemanjat tebing terpikat dengan tebing-tebing yang menjulang di Gn.Api Purba ini. Tebing dengan jenis batuan “Breksi” ini mempunyai berbagai tingkat kesuilitan di tiap Blok Tebingnya, mulai dari yang mudah sampai dengan tingkat kesulitan yang susah.

Untuk menuju Tebing Nglanggeran kita hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit dai Kota Yogyakarta. Waktu yang cukup sebentar untuk menikmati keterjalan Tebing Nglanggeran. “Climb for Indonesia !!!”

Image-168
[22 Apr 2015] Sekolah Panjat Tebing Nglanggeran 2015

Sekolah Panjat Tebing Tebing Nglanggeran - Yogyakarta 2015

Kelas :Sport Climbing ++

Waktu : Jum’at-Minggu, 24-26 April 2015

Instruktur :

  1. Tedi Ixdiana      
  2. Tim 1000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia

Fasilitas :

  1. Peralatan Panjat Tebing (Di Pinjamkan)
  2. Instruktur
  3. T-shirt
  4. Tenda
  5. Sertifikat
  6. Konsumsi Selama Kegiatan

Reservasi & Informasi :

Bandung :

  • Markas Indonesia Climbing Expedition
  • Jl Antapani 40 Bandung 40282

Yogyakarta :

  • EIGER ADVENTURE STORE 1
    • Jl. Kaliurang km. 5,5 Yogyakarta
    • Phone : 0274-552635
  • EIGER ADVENTURE STORE 2
    • Ruko YAP Square Kav.B1 Jl. C. Simanjuntak
    • Phone : 0274-586671
  • EIGER ADVENTURE STORE 3
    • Jl. Babarsari Ruko Raflesia Blok F
    • Phone: 0274-4332734

Konfirmasi Pendaftaran :

  • Chesar Pramastha : 082130999320
  • Agus Fitriyanto : 081326906225
  • Arfani Mujib : 081578123836

Biaya Pendaftaran :

  • Rp. 250.000,-

Formulir dan cara pendaftaran bisa di unduh di menu Dokumen/Formulir.

Image-165
[14 Mar 2015] Sosialisasi Keselamatan Panjat Tebing di Cirebon

Mulai hari ini (14/3) pukul 9 pagi tadi, KPT Merah Putih melakukan kegiatan Sosialisasi Keselamatan Panjat Tebing kepada komuniitas pemanjat tebing yang ada di Jawa Barat WIlayah 3 yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Kegiatan hari ini dipusatkan di Tebing Panjat Buatan Muhammadiyah, Kota Cirebon dan direncanakan akan berakhir besok setelah melakukan di Tebing Cubang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 20 pemanjat dari beberapa komunitas yang ada di Jabar wilayah ini.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan persiapan untuk menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing yang rencanakan akan dilaksana bulan depan di Cirebon. Dengan kegiatan sosialisasi dan sekolah panjat tebing diharapkan komunitas panjat tebing di Jabar Wilayah 3 dapat lebih berkembang dan membawa manfaat buat masyarakat yang lebih luas lagi.