Berita Terbaru

Image-221
[04 Dec 2016] Jembatan Ke-4 di Kampung Bojong Haur, Kab Sukabumi

Saat ini Tim Vertical Rescue Indonesia sedang membuat jembatan ke-4 antar dua kampung yaitu Bantar Kalong dan Carincing Kab Sukabumi sebagai jembatan darurat karena jembatan yang ada beberapa waktu lalu hanyut diterjang banjir. Pembangunan jembatan ini menyusul jembatan ke-3 di Sungai Cikaso minggu lalu  

Dengan jembatan darurat yang kita bangun, masyarakat tidak perlu turun ke sungai untuk menyebranginya, yang tentunya mempunyai risiko tinggi apalagi jika di hulu sungai turun hujan lebat. 

Pembuatan jembatan dapat terjadi karena dukungan penuh dari masyarakat sekitar kedua kampung dan simpatisan kita yang ada di seantero Nusantara yang rela menyisihkan dana untuk membantu kita membeli kawat baja dan kegiatan mobilisasi. 

Semoga temen-temen gak heran kok Tim VRI membangun jembatan sih? Ya, ketika tidak ada kegiatan yang terkait dengan rescue vertikal maka agar keteampilan dan insting tetap terjaga maka kita harus tetap bergerak mengasahnya. Nah membuat jembatan kabel buat masyarakat pastinya memelihara ketrampilan dan insting tali-temali yang kita miliki  

Foto: Deden sedang menggendong siswi SD menyebrang sungai ketika jembatan sedang dikerjakan. 

Image-220
[18 Nov 2016] Penataran Instruktur Panjat Tebing Lampung 2016

Kemarin (17/11) selama dua hari kita melakukan kegiatan penataran instruktur panjat tebing tingkat 1 di Pusat Latihan Tempur Marinir, Teluk Rantai, Lampung. 

Kegiatan yang berlangsung sejak hari Rabu 16/11 diikuti oleh sekitar 25 peserta yang berasal dari Propinsi Lampung dan sekitarnya. Penataran juga diikuti oleh personil non-sipil yang ada di Propinsi Lampung. 

Diharapkan setelah mempunyai kualifikasu sebagai instruktur, dapat segera mengaplikasikannya dengan mencetak pemanjat tebing yang berkarakter kuat sehingga dapat mendukung program pemerimtah dalam program pembangunan manusia Indonesia. 

Image-218
[27 Oct 2016] 1.000 Jembatan Merah Putih

Gerakan 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia digagas oleh Komunitas Panjat Tebing Merah Putih, gerakan ini berawal dari kebutuhan warga di beberapa desa yang terbelah oleh sungai yang belum terjangkau oleh pembangunan jembatan permanen dari Pemerintah. 

Pada kejadian bencana banjir bandang belum lama ini di wilayah Kabupaten Garut (Jawa Barat) yang memutuskan jembatan kabel baja di kp. Cijambe kecamatan Karang Pawitan, Tim Vertical Rescue berinisiani untuk bergerak membangun jembatan kabel baja menggunakan pengalaman membuta jembatan pada kegiatan pendakian tebing. Menggunakan teknik dan peralatan yang ada hanya dalam waktu 4 (empat) hari jembatan berhasil diselesaikan bersinergi dengan seluruh potensi yang terlibat termasuk TNI dan POLRI, yang membuat kembali terhubungnya 2 (dua) desa terdampak bencana banjir bandang tersebut. Kini masyarakat dapat memanfaatkan jembatan kabel tersebut untuk kegiatan keseharian seperti ke pasar, sekolah atau lainnya.

Jauh sebelum gerakan ini, Tim Vertical Rescue dan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih pada 17 Agustus 2015 menyelesaikan pembuatan jembatan tali baja tertinggi se Australia dan Oceania, yaitu di Puncak Cartenz Pyramid, Papua yaitu ketinggian 4884 meter diatas permukaan laut. 

Seiring jalannya waktu informasi tentang jembatan kabel baja yang terputus dan rusak di Indonesia terus masuk ke markas Vertical Rescue Indonesia di Bandung, hal ini karena beberapa media menyiarkan kegiatan yang telah kita lakukan beberapa waktu lalu di Kab Garut tersebut. Masyarakat meminta bantuan Tim Vertical Rescue untuk juga membuatkan jembatan kabel yang sama di wilayah mereka. Tentu ini menjadi tugas kita kedepan yang harus diupayakan bersama.

Pada 15 Oktober lalu, kami mendeklarasikan Tim Expedisi 1000 Jembatan Gantung untuk Indonesia dan langsung bergerak ke Kecamatan Pakenjeng, Kab Garut karena ada jembatan yang perlu diperbaiki mengingat kondisinya yang sangat membahayakan. Dalam waktu empat hari Tim Ekspedisi 1000 Jembatan bahu membahu bersama masyarakat berhasil menyelesaikan perbaikan. 

Dalam waktu bersamaan dibuatlah tim kecil yang melakukan survey di sungai Cikandang, Cirompang dan beberapa sungai lain, ditemukan beberapa titik yang butuh perbaikan dan jembatan baru.

Hal perlu ditekankan di sini, bahwa kemampuan Tim 1000 Jembatan adalah terbatas pembangunan jembatan sementara untuk lalu lalang pejalan kaki yang sangat dibutuhkan atau untuk keadaan darurat, bukan yang bersifat permanen dari beton. Hal ini perlu disampaikan agar tidak terjadi salah persepsi dari berbagai pihak.

Foto: Jembatan Kabel Menghubungkan kampung Palatar Desa Depok dan Kampung Cihideung Desa Sukamulya, Kecamatan Sindangratu, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Image-216
[29 Sep 2016] Membangun Jembatan Kabel di Garut

Sejak kemarin (29/9) kita melakukan pembuatan jembatan sementara menggunakan kabel baja dan bambu memotong Sungai Cima uk Garut, Jawa Barat. Jembatan menghubungkan dua desa di dua kecamatan yang terputus yaitu Kec Banyuresmi dan Karang Pawitan akibat banjir bandang yang menimpa Garut awal  ulan ini.

Pembangunan jembatan menggunakan teknik vertical rescue untuk  menarik bentangan selebar hampir 80m. Proses pengerjaan dilakukan bergotongroyong bersama masyarakat di kedua desa yang terputus tersebut. Diharapkan hari ini dapat diselesaikan pemasangan besi gelagar dan papan tumpuan untuk pejalan kaki. Asal tahu saja masih dibutuhkan kawat baja 12mm sepanjang 200m, jika ada rekan-rekan yang membaca berita ini mohon kontak untuk koordinasi sehingga jembatan dapat digunakan secara aman dan efektif untuk menyambung kembali dua desa yang terpaksa terpusah karena banjir bandang.

 

Image-211
[10 Sep 2016] Jalur Panjat Bersejarah di Batu Cave KL

Pada hari kedua kunjungan muhibah Deden di Kuala Lumpur berhasil mencetak sejarah yaitu membuat jalur pertama di salah satu sisi Batu Cave yang baru saja dibuka oleh Pak Man, salah seorang pemanjat veteran PMM (Persatuan Mendaki Malaysia). Deden membuat jalur sepanjang 20m dengan 10 pengaman tetap bertingkat kesulitan sekitar 7a. Jalur tersebut diberi nama Deden-Hadi. 

Sejarah lain yang dibuat deden adalah menjadi Pemanjat Pertama di jalur Deden-Hadi (7a), pemanjatan dilakukan pada hari ketiga (10/9). Sorenya Deden membuat jalur yang cukup fenomenal buat teman-teman PMM, yaitu 8a dengan 8 pengaman dan panjang jalur 18m ditemani Yin. Jalur fenomenal ini berada di sebelah kiri jalur panjat yang dibuat oleh om Tedi Ixdiana sekitar 5 tahun lalu. Untuk itu Deden mendapat ucapan terima kasih spesial dari pimpinan pengelola Gua Batu Damai Extreme Park cik Mustafa .

Foto: Deden dan Adam

Image-210
[09 Sep 2016] Deden Memanjat di Negri Jiran

Sejak Kamis 8/8 Deden berada di negri jiran Malaysia untuk melakukan pemanjatan dan pembuatan jalur panjat tebing di Batu Cave, Persekutuan Kuala Lumpur. Kedatangan kawan kita Deden mendapat sambutam hangat dari komunitas pemanjat tebing yang tergabung dalam Persekutuan Mendaki Malaysia (PMM). Deden ditemani oleh Hadi rencananya akan melakukan eksplorasi tebing yang ada di KL dan sekitarnya hingga Selasa (13/9).

Beberapa jam setelah mendarat di KL, Deden mengunjungi dan melakukan bouldering di Zero Gravity, Petaling Jaya. Gym yang mengkhususkan kegiatan panjat tebing ini menjadi tempat berlatih atlit panjat tebing nasional Malaysia.

Kegiatan ini merupakan salah satu program dari KPT Merah Putih untuk menanbah wawasan dan menjalin saturahim dengan komunitas panjat tebing negri sebrang. Diharapkan kedepan akan lebih banyak pemanjat Merah Putih yang melakukan kegiatan ini untuk memotivasi para pemanjat tanah air lainnya.

Image-209
[26 Aug 2016] Emas dari Panjat Tebing di Olimpiade Tokyo 2020

Pada sidang Komite Olimpiade International (IOC) 3 Agustus lalu telah disetujui untuk menjadikan panjat tebing (sport climbing) sebagai satu cabang olahraga baru pada Olimpiade Tokyo 2020 bersama baseball, karate, skateboard dan surfing. Keputusan ini adalah hasil dari usaha tidak kenal lelah seluruh insan panjat tebing sport seluruh dunia yang dikoordinir oleh Federasi Panjatebing Sport Internasional (IFSC) dan Japan Mounteneering Association (JMA) termasuk para pemanjat Indonesia dengan FPTI nya. Selamat atas pencapain yang mengharukan ini  

Semoga berita ini menjadi penambah motivasi bagi insan panjat tebing Indonesia untuk terus memperbaiki diri agar pada saatnya nanti di Olimpiade Tokyo 2020 dapat mempersembahkan medali emas bagi ibu pertiwi. 

Image-207
[22 May 2016] Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara Dieng 2016

Komunitas Panjat Tebing Merahputih memberi dukungan teknis pada Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara yang dilaksanakan 20-22 Mei 2016 di Kawasan Panjat Tebing Jojogan Dieng Wonosobo Jateng. Kegiatan diikuti oleh 15 pemanjat putri dari beberapa wilayah seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Wonosobo. 

Kegiatan berlangsung lancar ditengah suhu dingin yang menusuk dan hujan yang kerap turun di malam hari  

Setelah kegiatan ini rencananya pada pertengahan Agustus 2016, kembali akan digelar Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara di Kawasan Tebing Harau, Sumatera Barat. 

Image-204
[16 Apr 2016] Sekolah Panjat Tebing di Maluku

Bekerjasama dengan Pengda FPTI Maluku dan Kodam XVI Maluku, awal bulan ini Komunitas Panjat Tebing Merah Putih mengadakan sekolah panjat tebing di Ambon, Maluku. 

Sekolah diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kalangan termasuk unsur TNI Kodam XVI/Pattimura. Diharapkan dengan telah mengikuti pelatihan, kegiatan panjat tebing di Maluku akan lebih bergairah lagi sehingga mengimbangi propinsi lain di tanah air. 

Berita terkait dapat dibaca di link berikut

Image-201
[04 Apr 2016] Kawasan Panjat Tebing Indah di Dieng

Komunitas Panjat Tebing Merah Putih didukung oleh BMU Wonsobo telah membuka kawasan pemanjatan baru di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Jojogan Kec Kejajar Kab Wonosobo Jawa Tengan. Telah berhasil dibuat belasan jalur pemanjatan di beberapa tebing indah yang ada yaitu di Watu Tedeng, Watu Lancip dan Watu Ratapan. Data detil jalur dapat dilihat di Katalog Tebing Indonesia.

Untaian tebing-tebing pertama kali ditemukan oleh Tim Merah Putih awal Februari tahun ini. Selain membuat jalur pemanjatan Tim Ekspedisi pun telah melakukan pelatihan dasar panjat tebing dan vertical rescue untuk para pemuda Desa Jojogan yang tergabung dalam Big Mountain United (BMU) pimpinan Mas Buchorie.

Dengan telah dibukanya kawasan pemanjatan di Dieng, KPT Merah Putih telah mengagendakan beberapa kegiatan berskala nasional di lokasi tersebut antara lain launching Ekspedisi Tebing Alam Nusantara dan Sekolah Panjat Tebing Srikandi Indonesia. Kepala Desa Jojogan pun sangat pendukung rencana kegiatan tersebut yang secara otomatis akan mengangkat kawasan panjat tebing menjadi destinasi para pemanjat tebing nasional maupun internasional, terutama dengan letak kawasan yang sekitar 2.000 mdpl tentunya menjadi tempat yang pas untuk merasakan sensasi memanjat tebing dengan suhu dan tingkat oksigen yang rendah.