Berita Terbaru

Gambar207
[22 May 2016] Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara Dieng 2016

Komunitas Panjat Tebing Merahputih memberi dukungan teknis pada Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara yang dilaksanakan 20-22 Mei 2016 di Kawasan Panjat Tebing Jojogan Dieng Wonosobo Jateng. Kegiatan diikuti oleh 15 pemanjat putri dari beberapa wilayah seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Wonosobo. 

Kegiatan berlangsung lancar ditengah suhu dingin yang menusuk dan hujan yang kerap turun di malam hari  

Setelah kegiatan ini rencananya pada pertengahan Agustus 2016, kembali akan digelar Sekolah Panjat Tebing Srikandi Nusantara di Kawasan Tebing Harau, Sumatera Barat. 

Gambar204
[16 Apr 2016] Sekolah Panjat Tebing di Maluku

Bekerjasama dengan Pengda FPTI Maluku dan Kodam XVI Maluku, awal bulan ini Komunitas Panjat Tebing Merah Putih mengadakan sekolah panjat tebing di Ambon, Maluku. 

Sekolah diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kalangan termasuk unsur TNI Kodam XVI/Pattimura. Diharapkan dengan telah mengikuti pelatihan, kegiatan panjat tebing di Maluku akan lebih bergairah lagi sehingga mengimbangi propinsi lain di tanah air. 

Berita terkait dapat dibaca di link berikut

Gambar201
[04 Apr 2016] Kawasan Panjat Tebing Indah di Dieng

Komunitas Panjat Tebing Merah Putih didukung oleh BMU Wonsobo telah membuka kawasan pemanjatan baru di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Jojogan Kec Kejajar Kab Wonosobo Jawa Tengan. Telah berhasil dibuat belasan jalur pemanjatan di beberapa tebing indah yang ada yaitu di Watu Tedeng, Watu Lancip dan Watu Ratapan. Data detil jalur dapat dilihat di Katalog Tebing Indonesia.

Untaian tebing-tebing pertama kali ditemukan oleh Tim Merah Putih awal Februari tahun ini. Selain membuat jalur pemanjatan Tim Ekspedisi pun telah melakukan pelatihan dasar panjat tebing dan vertical rescue untuk para pemuda Desa Jojogan yang tergabung dalam Big Mountain United (BMU) pimpinan Mas Buchorie.

Dengan telah dibukanya kawasan pemanjatan di Dieng, KPT Merah Putih telah mengagendakan beberapa kegiatan berskala nasional di lokasi tersebut antara lain launching Ekspedisi Tebing Alam Nusantara dan Sekolah Panjat Tebing Srikandi Indonesia. Kepala Desa Jojogan pun sangat pendukung rencana kegiatan tersebut yang secara otomatis akan mengangkat kawasan panjat tebing menjadi destinasi para pemanjat tebing nasional maupun internasional, terutama dengan letak kawasan yang sekitar 2.000 mdpl tentunya menjadi tempat yang pas untuk merasakan sensasi memanjat tebing dengan suhu dan tingkat oksigen yang rendah.

Gambar197
[18 Jan 2016] Hamparan Tebing di Bulukumba Selatan Sulawesi

Tim Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia mengunjungi Provinsi Sulawesi Selatan. Tentu saja tujuanya adalah untuk menyebarkan virus-virus panjat tebing sesuai dengan misi Tim Ekspedisi ini.

Beranggotakan 5 orang yaitu Deden, Chesar, Palah, Acah, dan Andi bergerak dari Kota Makassar menuju Kabupaten Bulukumba yang masih di wilayah Selatan Sulawesi juga. Berdasarkan hasil dari tim survey yang terlebih dulu mengirimkan info tentang hamparan tebing di Kabupaten Bulukumba tepatnya di Pantai Aparalang, kami bergegas untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan pemanjatan, pembuatan jalur serta pendokumentasian tebing yang ada di Pantai Aparalang itu.

Hamparan batuan limestone sepanjang kurang lebih 2km dengan ketinggian tebing yang variatif ini, sangat menarik untuk di kunjungi para pemanjat tebing. Melihat dari potensinya ini merupakan aset yang luar biasa untuk di jadikan kawasan panjat tebing. Disana kami membuat 3 jalur perintisan dengan pengaman permanen dan 1 jalur pemanjatan tali terpasang dengan tingkat kesulitan yangSangat mudah, sehingga pemanjat pemula sekalipun bisa memanjat di tebing aparalang .

Selain pembuatan jalur itu adalah sebagai bentuk perwujudan kita untuk merealisasikan "Gerakan 1 Juta Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia" misi lain kita adalah membangkitkan kembali semangat memanjat tebing di wilayah bulukumba pada khususnya. Akses menuju tebing pantai Aparalang dapat di tempuh dengan akses menggunakan kendaraan darat sekitar 4 jam dari kota makassar. Jadi tunggu apalagi?? Ayoo bergegas memanjat dan kunjungitebing pantai aparalang yang sangat luar biasa ini. "Climb for Indonesia!!"

Foto: makassar.tribunnews.com

Gambar196
[10 Dec 2015] Dukungan Untuk Kami Melalui Bank Mandiri

Setelah berusaha selama lebih dari 3 tahun mempunyai rekening bank agar komunikasi simpati seluruh sahabat komunitas dapat lebih mudah dilakukan, ditengah kesibukan untuk terus bergerak ke banyak tebing Nusantara, akhirnya minggu lalu kami mendapat hasil. Ya, sekarang komunitas kita telah mempunyai rekening di Bank Mandiri. 

Dengan mempunyai rekening bank atas nama Komunitas Panjat Tebing Merah Putih membuktikan bahwa kami adalah organisasi yang sangat serius dalam mencapai visi yang digariskan, yaitu memajukan kegiatan dan penggiat panjat tebing Indonesia!

Silahkan mengklik Tentang Kita ada satu halaman penuh kami siapkan untuk mengundang simpati teman-teman di seluruh tanah air bertajuk Dukunglah Kami!

Terima kasih kepada semua sahabat yang telah menerima undangan simpati dari kami, selanjutkan kami menunggu simpati dari Anda di rekening bank kami.

Gambar194
[30 Oct 2015] Di Puncak Tebing-125 Bersama Basarnas Special Group

Pada tanggal 20 Oktober Kemarin, BSG atau Basarnas Special Group berlatih Pabjat Tebing di Tebing Citatah 125. Di tebing yang memang bersejarah karena tebing ini merupakan lahirnya tonggak sejarah Panjat Tebing mpdern di Indonesia.

Kali ini Tim Komunitas Panjat Tebing Merah Putih berkesempatan mendampingi BSG untuk latihan Panjat Tebing. Sebelum melakukan pemanjatan ke puncak seperti biasa ada beberapa telhnik yang harus di kuasai untuk mendukung pergerakan ke Puncak Tebing, selama 3 hari kita berlatih sebelum akhirnya bergerak kepuncak secara bersamaan.

Ke esokan harinya Tim BSG dan KPTMP mempersiapkan segala sesuatunya baik personil maupun materil untuk bergerak ke Puncak Tebing Citatah. Tepat Pukul 11.00 Jum'at 23 Oktober, Tim Berhasil Mencapai Puncak Tebing dengan selamat.

Gambar193
[04 Oct 2015] HOT NEWS! Gunung Parang KEBAKARAN!

Sabtu malam (3/10) pak Suher, seorang warga Desa Cihuni Kec Plered Kab Purwakarta Jawa Barat, mengabarkan bahwa telah terjadi kebakaran besar di Tower 1 dan api sedang merambat ke Tower 2. Pak Suher juga mengatakan bahwa suhu udara di Desa Cihuni terasa panas yang luar biasa.

Diduga api berasal dari kegiatan para pendaki gunung yang membuang puntung sembarangan namun ada juga berita lain bahwa api berasal dari kegiatan penduduk yang membakar ilalang. Menjadi tugas pihak berwajib menemukan sumber kejadian ini. 

Komunitas pemanjat dari Kota Purwakarta yang hanya berjarak 15km banyak yang datang ke Desa Cihuni ikut memantau kejadian. 

Foto: merdeka.com

Gambar179
[29 Aug 2015] Semangat Baru di Brigif-20/IJK

Sepekan kemarin Komandan Brigif Kolonel Inf. Endro Satoto beserta timnya bergabung melakukan Ekspedisi Ke Puncak Tertinggi Indonesia Carstensz Pyramid  bersama Tim 1.000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia, Jejak Petualang Trans7 dan CNN. Terinspirasi dari perjalanan ekspedisi gabungan tersebut Komandan pun memerintahkan anggotanya untuk membangun kembali semangat berlatih “mountainering”.

Bersama Tedi Ixdiana dan Tim 1.000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia, Brigif-20/IJK berlatih  selama satu hari penuh di Markas Brigif-20/IJK Timika – Papua. Latihan kali ini adalah untuk menumbuhkan kembai minat dan semangat berlatih mountainering untuk kebutuhan taktis pada medan terjal atau tebing.

Latihan yang berwawasan prosedur keselamatan ini di ikuti 100 anggota dari Brigif-20/IJK. Pada latihan ini peserta dituntut mampu mengindentifikasi semua faktor yang terkait prosedur keselamatan serta mampu mengidentifikasi faktor bahaya ketika bergerak pada ketinggian atau medan terjal

Gambar178
[29 Aug 2015] Keindahan dan Potensi Panjat Tebing di Selatan Jawa Barat

Kawasan Cimarinjung terletak di Selatan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Ciemas Sukabumi Selatan. Cimarinjung merupakan Kawasan Geopark Ciletuh, Kawasan ini  memiliki Air Terjun dengan ketinggian sekitar 50m. Selain Air Terjunya yang sangat luar biasa, Cimarinjung mempunyai potensi tebing yang tidak kalah luar biasanya.

Juli lalu, Tim 1 Juta Jalur Pajat Tebing dari Indonesia untuk Dunia melanjutkan perjalanan pembuatan Jalur Panjat Tebing di Kawasan Air Terjun Cimarinjung. Potensi yang sangat luar biasa ini di manfaatkan Tim Ekspedisi untuk membuat jalur-jalur pemnjatan baik itu untuk keperluan olahraga, wisata dan petualangan. Ada satu yang menarik dari tebing ini yaitu kita bisa memanjat Tebing Basah dan Menjat Jalur Pendek “Boulder” di batu yang berada di tengah aliran air terjun dalam istilah Panjat Tebing, Jalur seperti ini sering di sebut “Deep Water Bouldering”.

Kawasan Air Terjun Cimarinjung merupakan asset milik Indonesia dan Jawa Barat pada khususnya yang kini sudah bisa kita nikmati keindahaanya lewat Panjat Tebing. Di kawasan ini sudah tersedia sekitar 12 Jalur Pemanjatan dengan berbagai tingkat kesulitan dari mulai yang mudah sampai dengan yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sekalipun.    

Gambar176
[29 Aug 2015] 70 Tahun RI di Puncak Indonesia

Tim 1.000 Jalur Panjat Tebing untuk Indonesia bersama dengan Jejak Petualang Trans7, CNN dan Brigif 20/IJK mlakukan ekspedisi ke Puncak Tertinggi Indonesia Carstensz Pyramid 4.884mdpl terletak di Pegunungan Tengah – Papua. Carstensz Pyramid adalah salah satu dari 7 puncak tertinggi di dunia atau sering disebut “Seven Summits".

12 Agustus lalu , tim gabungan memulai perjalanan dari “Bali Dump” sebagai titik awal pendakian menuju kaki Tebing Cartenz. Selain mencapai Puncak Carstensz Pyramid, tim gabungan juga akan membuat lintasan jembatan tali baja sebagai jalur akses ke Puncak Carstensz yang dapar digunakan untuk menyebrang pada ketinggian 4800mdpl menuju Puncak Carstensz, menambah alternatif jalur sebelumnya yang dapat dilalui dengan tyrolean atau jalur alami.

Dengan peralatan dan perbekalan yang sangat banyak tim gabungan berhasil mencapai Basecamp Lembah Kuning tepat di kaki Tebing Puncak Carstensz pada hari ke-3. 15 Agustus, tim berhasil mencapai Puncak Carstensz. 

Kemudian dilanjutkan dengan membuat jembatan tali baja pada lintasan menyebrang sebelum menuju Puncak Carstensz. Pembuatan jembatan ini dihadiahkan untuk seluruh pendaki yang akan mencapai Puncak Carstens dan sebagai hadiah dalam memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-70 tahun.

Jembatan yang terdiri dari 3 rentangan tali baja ini merupakan jembatan tertinggi se-Australia dan Oceania serta menjadi akses termudah menuju Puncak Carstensz Pyramid. Karena berbentuk jembatan para pendaki cukup berjalan melintasinya dengan peralatan keselamatan yang minimal dan hanya butuh waktu tidak lebih dari dua menit. Jembatan itu selanjutnya diberi nama "Jembatan Merah Putih".